RSS

Install Zimbra Mail Server di Ubuntu 14.04

Berhubung akhir-akhir ini lagi tertarik sama Zimbra Mail Server, maka dari itu saya akan membagikan sebuah postingan tutorial installasi dan konfigurasi Zimbra Mail Server. Zimbra Mail Server adalah software open source untuk email server dan kolaborasi (groupware), yang menyediakan solusi email server yang powerful, penjadwalan, kalender grup, kontak dan manajemen penyimpananan dokumen via web. Zimbra server tersedia untuk Linux, Mac OS X dan platform virtualisasi. Zimbra menggunakan klien Ajax Web 2.0 yang dapat di jalankan pada browser firefox, Safari dan Internet Explorer (6.0+) dan IE serta mudah diintegrasikan dengan portal web API, aplikasi bisnis dan VoIP menggunakan web services.

Zimbra Mail Server

Zimbra Mail Server

Kelebihan yang dimiliki oleh Zimbra :

  • Beroperasi menggunakan Operating System Linux (Jadi selain aplikasi ini open source juga dapat dijalankan pada OS yangOpen Source juga)
  • AntiVirus dan AntiSpam Handal dan include secara satu kesatuan dalam mail server
  • Kapasitas User account dan Mailbox tidak terbatas
  • Pengaturan dan pemeliharaan sangat mudah dengan Web Administration console
  • Memiliki kemampuan Multi Domain
  • Memiliki pembatasan Quota MailBox per User
  • Dapat di gabungkan dengan Fitur Spooling Mail

Email Protocol yang ada pada Mail Server Zimbra :

  • SMTP (Simple Mail Transport Protocol)
  • SSMTP (Secure Simple Mail Transport Protocol)
  • POP3 (Post Office Protocol )
  • POP3S (Secure Post Office Protocol )
  • IMAP (Internet Mail Application Protocol)
  • IMAPS (Secure Internet Mail Application Protocol)

 

Topology jaringan yang akan dibuat membutuhkan Router MikroTik sebagai Gateway dan Ubuntu Server 14.04 sebagai Mail Server. Tampilan Topology yang akan dibangun seperti berikut :

Topology MikroTik + Zimbra Mail Server

Topology MikroTik + Zimbra Mail Server

Read the rest of this entry »

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tugas Manajemen Jaringan

Tugas 1: Network Management Fundamental (Summary Chapter 3)

Tugas 2: PAPER (Pengembangan Tatakelola IT UNiversitas Muhammadiyah Tasikmalaya – Tempat KP)

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 November 2015 in Manajemen Jaringan

 

Tag: ,

Digital Forensic

Digital Forensik adalah aktivitas yang berhubungan dengan pemeliharaan, identifikasi,  pengambilan/penyaringan, dan dokumentasi bukti digital dalam kejahatan komputer. Istilah ini relatif baru dalam bidang komputer dan teknologi, tapi telah muncul diluar term teknologi (berhubungan dengan investigasi bukti-bukti intelijen dalam penegakan hukum dan militer) sejak pertengahan tahun 1980-an.

Menurut Casey: Digital Forensik adalah karakteristik bukti yang mempunyai kesesuaian dalam mendukung pembuktian fakta dan mengungkap kejadian berdasarkan bukti statistik yang meyakinkan.

Sedangkan menurut Budhisantoso, Digital Forensik adalah kombinasi disiplin ilmu hukum dan pengetahuan komputer dalam mengumpulkan dan menganalisa data dari sistem komputer, jaringan, komunikasi nirkabel, dan perangkat penyimpanan sehingga dapat dibawa sebagai barang bukti di dalam penegakan hukum.

Definisi lain sebagaimana yang terdapat pada situs Wikipedia yaitu:Komputer Forensik yang juga dikenal dengan nama Digital Forensik, adalah salah satu cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti legal yang ditemui pada komputer dan media penyimpanan digital.

Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Digital Forensik adalahpenggunaan teknik analisis dan investigasi untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, memeriksa dan menyimpan bukti/informasi yang secara magnetis tersimpan/disandikan pada komputer atau media penyimpanan digital.

Tahapan-tahapan pada Digital Forensik

Seorang ahli Digital Forensik dapat menggambarkan tahapan dan metode-metode yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang file terhapus, terenkripsi ataupun yang rusak. Lalu apa saja sebenarnya tahapan-tahapan dalam implementasi Digital Forensik?  Secara umum ada 4 (empat) tahapan yang harus dilakukan dalam implementasi Digital Forensik, yaitu:

  1. Pengumpulan (Acquisition)
  2. Pemeliharaan (Preservation)
  3. Analisa (Analysis)
  4. Presentasi (Presentation)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 November 2015 in Digital Forensic

 

Tag:

Cyber Crime

Cybercrime adalah sebuah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.

Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.

Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online. Beberapa situs-situs penipuan berkedok judi online termasuk dalam sebuah situs yang merupakan situs kejahatan di dunia maya yang sedang dipantau oleh pihak kepolisian dengan pelanggaran pasal 303 KUHP tentang perjudian dan pasal 378 KUHP tentang penipuan berkedok permainan online dengan cara memaksa pemilik website tersebut untuk menutup website melalui metode DDOS website yang bersangkutan.¬† Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 November 2015 in Cyber Crime

 

Tag:

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 968 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: