RSS

Arsip Kategori: Digital Forensic

Digital Forensic

Digital Forensik adalah aktivitas yang berhubungan dengan pemeliharaan, identifikasi,  pengambilan/penyaringan, dan dokumentasi bukti digital dalam kejahatan komputer. Istilah ini relatif baru dalam bidang komputer dan teknologi, tapi telah muncul diluar term teknologi (berhubungan dengan investigasi bukti-bukti intelijen dalam penegakan hukum dan militer) sejak pertengahan tahun 1980-an.

Menurut Casey: Digital Forensik adalah karakteristik bukti yang mempunyai kesesuaian dalam mendukung pembuktian fakta dan mengungkap kejadian berdasarkan bukti statistik yang meyakinkan.

Sedangkan menurut Budhisantoso, Digital Forensik adalah kombinasi disiplin ilmu hukum dan pengetahuan komputer dalam mengumpulkan dan menganalisa data dari sistem komputer, jaringan, komunikasi nirkabel, dan perangkat penyimpanan sehingga dapat dibawa sebagai barang bukti di dalam penegakan hukum.

Definisi lain sebagaimana yang terdapat pada situs Wikipedia yaitu:Komputer Forensik yang juga dikenal dengan nama Digital Forensik, adalah salah satu cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti legal yang ditemui pada komputer dan media penyimpanan digital.

Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Digital Forensik adalahpenggunaan teknik analisis dan investigasi untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, memeriksa dan menyimpan bukti/informasi yang secara magnetis tersimpan/disandikan pada komputer atau media penyimpanan digital.

Tahapan-tahapan pada Digital Forensik

Seorang ahli Digital Forensik dapat menggambarkan tahapan dan metode-metode yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang file terhapus, terenkripsi ataupun yang rusak. Lalu apa saja sebenarnya tahapan-tahapan dalam implementasi Digital Forensik?  Secara umum ada 4 (empat) tahapan yang harus dilakukan dalam implementasi Digital Forensik, yaitu:

  1. Pengumpulan (Acquisition)
  2. Pemeliharaan (Preservation)
  3. Analisa (Analysis)
  4. Presentasi (Presentation)

Read the rest of this entry »

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 November 2015 in Digital Forensic

 

Tag:

 
%d blogger menyukai ini: