RSS

Tetap Produktif di Mode Teks Linux

18 Jun


Orang biasanya menjalankan dan berinteraksi dengan berbagai program komputer melalui interface grafis yang indah dan klik mouse. Namun, bagaimana jika itu semuanya tidak ada? oleh Mulyadi S.

Tentunya jawabannya bukanlah “Ya kalau begitu saya tidak perlu me­ngerjakan apa-apa”. Memang, bekerja dengan interface grafis atau Graphical User Interface (GUI) sungguh menyenangkan. Ada window yang bisa disusun sesuka hati. Daftar program ditampilkan dalam susunan menu yang teratur. Cukup dengan klik mouse, program dijalankan atau file dibuka. Namun, bagaimana jika hal tersebut tidak atau belum tersedia? Misalnya, saat driver VGA card error. Berhenti bekerja? Bukan pilihan bijaksana karena ada “banyak jalan menuju Roma”.Artikel kali ini akan menjelaskan beberapa utility yang bisa digunakan untuk bekerja optimal di console teks. Disarankan menggunakan distro terbaru untuk memaksimalkan berbagai feature yang disertakan dalam program bersangkutan.

Menelusuri direktori dan file dengan Midnight Commander

Ingat program NC (Norton Commander) di platform DOS/Windows atau Total Commander di Windows? Ada program serupa dalam koleksi program Linux, namanya MC (Midnight Commander).

Program ini bisa dikatakan 99% mirip de­ngan NC, baik dari sisi menu, tampilan, maupun  cara kerja. Perbedaan yang paling terlihat tentu saja dalam hal penamaan file dan direktori. Contohnya, NC memisahkan direktori dengan tanda “\”, sedangkan MC menggunakan tanda “/”.

Apabila Midnight Commander belum ada, Anda dapat meng-install-nya dengan perintah:
# yum install mc

Ketik mc pada prompt maka Anda akan mendapatkan dua panel berdampingan dengan latar belakang layar bercorak biru. Masing-masing menampilkan isi dari dua direktori. Anda bisa berpindah antarpanel dengan menekan tombol Tab. Dengan demikian, tiap panel bisa menampilkan isi direktori berbeda, tapi bisa juga sama.

Penulis biasanya menggunakan MC untuk proses pemindahan file/direktori yang rumit. Maksud rumit di sini adalah pola yang sulit didefinisikan dengan cara semisal “keterangan-*.txt” atau “halaman-???.txt”. Dengan MC, highlight tiap file atau direktori yang akan dipindahkan atau di-copy dengan menekan tombol [Ins]. File atau direktori tersebut akan diwarnai berbeda, biasanya kuning (dengan pallette warna stan­dar MC).

Lalu, pindah highlight ke tab sebelah. Arahkan ke direktori yang dituju dengan navigasi dipandu tombol anak panah, atau langsung ketikkan misal “cd /tmp”. Setelah selesai, tekan F5 (untuk copy) atau F6 (untuk pemindahan). Tekan Enter untuk memulai proses.

Tips:

->Komputer Anda tidak mempunyai tombol F10 sehingga Anda tahu caranya keluar dari MC? Sebagai gantinya Tekan Esc disusul angka 0.
->Navigasi dengan tombol panah atau perintah “cd” terasa tidak intuitif? MC menawarkan mode tampilan tree. Misal, saat ini Anda ada di panel kiri. Tekan F9 lalu pilih menu “Left”. Sorot pilihan “Tree”. Kini panel sebelah kiri akan berbentuk seperti struktur pohon.

Pada keadaan ini, Anda bisa bergerak ke direktori yang Anda mau dengan tombol panah. Untuk pindah ke suatu direktori, tekan Enter. Lalu, perhatikan panel kanan Anda. Panel akan menampilkan  susunan nama file dan direktori di direktori yang sedang di-highlight

Player musik dengan mpg123
Suka mendengar musik? Kalau ya, pasti Anda pun mempunyai koleksi file mp3, baik yang di-encode dari Audio-CD maupun yang di-download dari Internet. Jika Anda memakai XMMS atau Rhythmbox, di mode teks ada mpg123. Lucunya, ada tool sejenis dengan nama mpg321. Anda boleh memilih salah satu saja karena pengoperasiannya pada dasarnya sama saja.

Untuk mulai mendengarkan musik, Anda cukup menjadikan nama file sebagai parameter. Contoh:
$ mpg123 test.mp3
High Performance MPEG 1.0/2.0/2.5 Audio Player for
Layer 1, 2, and 3.

Title  : Mxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx  Artist:
xexxxx xixx
Keterangan mengenai lagu akan muncul jika terdapt ID tag di dalam file mp3 tersebut. Untuk Anda yang setia dengan format Ogg, ada program serupa bernama ogg123:
$ ogg123 test.ogg
Audio Device:   PulseAudio Output
Playing: 01 – xyzxyzxyzxyzxyz.ogg
Ogg Vorbis stream: 2 channel, 44100 Hz
Title: ####################
Artist: XYZXYZ
…………

Halaman web dalam mode teks  Apabila Anda hanya sekadar melihat website tanpa perlu melihat gambar, video, atau animasi lainnya, cukup     gu­nakan browser elinks yang relatif cepat dan efisien bandwidth.Halaman web dalam mode teks Apabila Anda hanya sekadar melihat website tanpa perlu melihat gambar, video, atau animasi lainnya, cukup gu­nakan browser elinks yang relatif cepat dan efisien bandwidth.

Tips:
lBagaimana memutar koleksi mp3 yang tersimpan dalam suatu hierarki direktori? Pertama Anda perlu membuat file playlist:
$ find ~/Music -type f -iname “*mp3″ > /tmp/list.txt
lGanti string “~/Music” dengan direktori tempat Anda meletakkan file mp3. Opsi -iname memastikan kita hanya mencantumkan file berakhiran mp3 saja, sementara file lain tidak kita sertakan.

Setelah daftar selesai dibuat, perintah mpg123 memutar berdasar playlist ini. Sedikit pengacakan akan membuat pemutaran lagu terasa lebih dinamis:
$ mpg123 -@ /tmp/list.txt -z

Memutar video dengan output teks di mplayer

Anda mungkin bisa menerima ide memainkan musik di console teks, tapi bagaimana dengan memainkan video? Tentu Anda akan berpikir “Output macam apa yang bisa saya harapkan di suatu tampilan yang isinya sebagian besar bisa dipastikan huruf?”. Yang jelas, jangan berharap kualitas gambar seperti layar grafik yang biasa Anda lihat. Namun, Anda minimal bisa melihat suatu tampilan.

Penulis menggunakan sampel sebuah video berformat Ogg Theora yang berasal dari website RedHat (www.redhat.com). File video ini penulis mainkan dengan mplayer sebagai berikut:
$ mplayer -vo aa -monitorpixelaspect 0.5 testvideo.ogg

Beberapa saat kemudian, Anda akan melihat deretan huruf bergerak. Jika Anda cermati, huruf ini membentuk karakter tertentu, entah manusia, komputer, lukisan, atau apapun.

Cara yang baru saja dipakai adalah menggambar pada layar menggunakan library aa (ascii art). Kelemahan library ini adalah  semuanya tampil hitam putih. Tentunya agak keindahan output pada video yang menonjolkan variasi warna. Solusinya? Ganti dengan output mode “caca”:
$ CACA_GEOMETRY=100×80 mplayer -vo caca -frame
drop -hardframedrop -monitorpixelaspect 0.5 myvideo.
ogg

Mode frame buffer Kualitas tampilan video dalam mode frame buffer tidak kalah dengan video yang ditampilkan pada mode grafis penuh.Mode frame buffer Kualitas tampilan video dalam mode frame buffer tidak kalah dengan video yang ditampilkan pada mode grafis penuh.Variable CACA_GEOMETRY menentukan resolusi yang Anda pilih. Nilai ini bisa Anda coba secara trial-and-error untuk menghasilkan nilai yang optimal. Berbeda dengan mode “aa”, mode “caca” me­ngeset resolusi lewat variabel lingkungan. Sementara opsi “framedrop” dan “hard­framedrop” digunakan untuk melewatkan beberapa frame yang berat saat dirender (digambar ke layar).Tips: Anda masih kurang puas dengan resolusi console  teks 80 karakter (lebar) kali 25 karakter (tinggi)? Solusinya adalah de­ngan menggunakan mode frame buffer. Tidak semua distribusi mendukung output video ini secara default. Salah satu distro Linux yang dicoba adalah Knoppix versi 6.1.Jalankan Knoppix langsung ke dalam mode frame buffer dengan mengetik:
fb800×600 2
Di prompt “boot:”.

Perintah di atas akan membuat Knoppix masuk ke mode frame buffer di resolusi 800 x 600. Angka “2″ berarti kita langsung masuk runlevel 2, yaitu mode teks. Anda bisa juga memilih resolusi 1024×768 atau 1280×1024 misalnya:
fb1024×768 2
Selesai booting Knoppix, ketik pada command prompt:
$ mplayer -fs -vo fbdev -vf scale=800×600 -framedrop
clip.ogg

Penjelasan singkat opsi di atas:
->vo fbdev: pilih output ke frame buffer
-> vf scale=800×600: gambar diperbesar ke resolusi 800 kali 600 pixel.
->  framedrop: jika diperlukan, beberapa frame tidak digambar agar playback tidak terlalu memakan tenaga CPU. Konsekuensinya adalah gambar mungkin agak terlihat patah-patah
Browsing dengan Elinks

Midnight Commander File management de­ngan Midnight Commander me­mudahkan Anda menelusuri berbagai direktori yang ada di dalam file sistem Linux.Midnight Commander File management de­ngan Midnight Commander me­mudahkan Anda menelusuri berbagai direktori yang ada di dalam file sistem Linux.

Dahulu, WWW (World Wide Web) hanyalah sekumpulan halaman-halaman berbasis teks yang tersimpan di server-server jaringan. Namun kini, WWW atau kita sudah sering salah kaprah sebagai Internet berisi beragam aspek multimedia (gambar, video, suara) disamping teks itu sendiri.

Tapi apa itu artinya browsing hanya bisa dilakukan dalam mode grafik? Tidak juga. Install program elinks:
$ yum install elinks
lalu coba browse sebuah website misalnya kompas.com
$ elinks http://www.kompas.com

Beberapa saat kemudian, akan muncul website yang Anda maksud. Cuma bedanya kali ini tidak ada sama sekali atribut semacam gambar atau animasi flash dan lainnya. 100% hanya teks! Namun demikian, hal-hal seperti frame, box teks, combo box dan hal sejenis masih muncul.

Keuntungan browsing semacam ini adalah Anda hanya berkonsentrasi pada informasi tulisannya saja. Ini juga memudahkan Anda melewatkan hal-hal seperti banner iklan atau animasi flash yang terkadang menjengkelkan dan memperlambat browsing.

Tips:
->Anda ingin langsung melihat isi website tapi tidak berlama-lama di dalam browser? Cobalah opsi –dump:
$ elinks –dump http://www.kompas.com | less
Dengan cara ini, elinks akan langsung menampilkan isi website. Anda bisa melihat isi website layaknya membaca file teks biasa.
->Susah untuk naik turun satu halaman? Saat Anda menekan panah atas bawah, kursor akan berpindah antarfield, bukan menggulung atas dan bawah! Yang Anda butuhkan adalah kombinasi [Ctrl]+[P] (untuk ke halaman atas) atau [Ctrl]+[N] (untuk halaman bawah).

Multi window dengan screen

“Jendela” di dalam console teks? “Mana mungkin”? Begitu perkiraan orang pada umumnya. Ini tidak salah karena konsep window lekat sekali dengan ide interface grafik, bahkan bisa dikatakan roh utamanya. Namun demikian, bukan berarti hal tersebut tidak bisa ditiru di console teks.

Output ASCII Inilah video dengan tampilan ASCII. Bisakah Anda menebak adegan apa yang ditampilkan di dalamnya?Output ASCII Inilah video dengan tampilan ASCII. Bisakah Anda menebak adegan apa yang ditampilkan di dalamnya?

Perkenalkan pada program “screen”. Idealnya, setelah Anda login, Anda langsung jalankan screen sebagai berikut:
$ screen -a -A
Dua opsi di atas akan memastikan screen menggunakan semua feature pada console teks Anda. Anda akan segera melihat layar yang serupa dengan prompt biasa. Lalu apa bedanya? Jangan terburu kesal dulu. Jalankan suatu perintah yang berdurasi lama:
$ top
Selajutnya, buka “window” baru dengan menekan [Ctrl]+[a] dilanjutkan [c]. Interval antara penekanan tombol [Ctrl]+[a] dan [c] tidak perlu cepat atau pendek. Anda cukup lakukan secara santai.

Lihat hasilnya Sebuah layar baru. Kemana tampilan “top” sebelumnya? Jangan khawatirkan dulu. Di sini Anda bisa menjalankan program lain, misalnya Midnight Commander yang baru Anda pelajari. Lalu bagaimana caranya kita melihat tampilan “top” sebelumnya? Tekan [Ctrl]+[a] dan Spasi, maka Anda akan dibawa kembali ke tampilan sebelumnya. Ingin kembali melihat layar Commander? Tekan lagi [Ctrl]+[a]+ [Space].

Anda bisa membuka window sebanyak yang Anda perlukan dengan menekan [Ctrl]+[a]+[c]. Tentunya sesuaikan dengan kebutuhan Anda karena hal seperti ini mem­butuhkan konsumsi memori.

Tips:
-> Untuk mengakhiri sementara sesi screen, Anda tidak perlu mengakhiri satu per satu program. Cukup tekan [Ctrl]+[a] dan [d].

Maka akan keluar tulisan berikut:
[detached]
-> Ingin kembali melihat layar screen? Tidak perlu memulai sesi baru. Cukup re-attach, misalnya dengan perintah:
$ screen -DD -R
Perintah di atas akan memerintah screen tersambung kembali dengan sesi pertama yang ditemukannya.
-> Pusing membedakan isi window? Saatnya melabeli window. Tekan [Ctrl]+[a] dilanjutkan [Shift]+[A] (A kapital atau huruf besar). Anda bisa mengetik judul window yang representatif, misalnya “top”, “mc” dan seterusnya. Lalu tekan [Enter].
Untuk pindah, Anda dapat mencoba kombinasi tombol [Ctrl]+[a]” (tanda petik ganda). Akan tampil daftar judul window beserta nomor urutnya. Sorot window yang akan menjadi fokus kerja Anda dengan tombol panah atas atau bawah, lalu tekan [Enter].

Tutorial VIM Ikuti tutorial online VIM untuk membiasakan diri Anda dengan editor teks sederhana namun sarat feature ini.Tutorial VIM Ikuti tutorial online VIM untuk membiasakan diri Anda dengan editor teks sederhana namun sarat feature ini.

Melihat isi file Microsoft Office
Yang penulis maksud di sini bukanlah menggunakan program office suite ala Linux semacam Open Office, namun benar-benar berbasis teks. Mungkin Anda bertanya, apa manfaatnya?. Salah satu alasannya untuk keamanan sistem. Sekitar era akhir 1990-an dan awal 2000-an, sangat marak virus yang bersifat Office macro (berbasis visual basic script). Dari namanya bisa ditebak, ini adalah program berbahaya yang dibuat dengan macro Microsoft Office. Meskipun sederhana, program ini kadang bisa merusak sistem.

Screen Satu console satu layar Dengan program screen, limitasi tersebut kini tidak lagi ada.Screen Satu console satu layar Dengan program screen, limitasi tersebut kini tidak lagi ada.

Solusinya menurut penulis adalah buka file tersebut di suatu viewer yang hanya akan menampilkan teks. Nama paketnya adalah catdoc. Paket ini bisa Anda download dari http://www.wagner.pp.ru/~vitus/software/catdoc/ atau menggunakan pack­age manager distro Anda:

$ yum install catdoc
Cara kerjanya cukup sederhana. Misalnya, Anda memiliki file Word bernama abc.doc, Anda langsung ketikkan:
$ catdoc abc.doc
Selain untuk melihat file Word, ada juga program serupa untuk Excel dan PowerPoint. Khusus untuk excel, tiap field akan dipisahkan oleh tanda koma. Itulah alasannya program ini dinamakan xls2csv (csv – comma separated):
$ xls2csv letter.xls

,”PERNYATAAN”,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
,”Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya
termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan per
aturan “,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,”TANDA TANGAN”,,,,,,,,,,,,,,,,
,”perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan
bahwa yang telah saya beritahukan diatas beserta ….
Terakhir, untuk PowerPoint digunakan catppt:
$ catppt presentasiku.ppt

Catatan: Penulis tidak mendapat keterangan pasti apakah format OOXML (yang dipakai oleh MS Office 2007 dan seterusnya) didukung secara penuh oleh paket catdoc.
Mengedit teks dengan Vi

Bagian ini tentunya sudah tidak asing bagi pengguna setia Linux. Apa lagi jika bukan Vi atau Vim (Vi improved). Di sini tidak akan dibahas cara kerja Vi secara menyeluruh, namun hanya dasar-dasarnya saja. Vi memiliki sebuah tutorial online yang memudahkan Anda memulai belajar. Cukup dengan mengetik:
$ vimtutor

Anda akan dituntun melakukan hal-hal mendasar, seperti menggerakkan kursor, menghapus karakter, menyisipkan baris baru, serta menyimpan perubahan. Jangan lupakan juga pelajaran mengenai copy paste. Misalnya, untuk copy paste satu baris, arahkan kursor ke baris yang ingin dituju lalu tekan [Esc]+[y]+[y] (tombol y ditekan dua kali). Selanjutnya, pindah ke baris yang ingin disisipi, lalu tekan [Esc]+[p].
Tips: Save lalu quit? Beberapa orang merasa kombinasi tombol berikut sangat “nyaman”
Esc ZZ (Z besar dua kali).
Agar lebih mudah mengingatnya, coba kaitkan dengan orang yang mengantuk.

Penutup
Menggunakan mode teks bukan alasan tidak bisa bekerja. Dengan sedikit kreativitas dan niat belajar, Anda tetap dapat produktif di mode apapun, baik itu grafik atau teks. Selamat mencoba!

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Juni 2011 in System, Tips and Trick

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: