RSS

Cara Kerja FTP Server, Instalasi dan Konfigurasi vsftpd

26 Mei

Kali ini saya akan membahas bagaimana cara membangun FTP Server sendiri di Linux. Dalam hal ini distro yang saya gunakan yaitu Ubuntu, namun semua konfigurasi tidak jauh berbeda dengan distro lainnya. Sebelum menuju tahap instalasi, saya akan terangkan sedikit apakah FTP Server itu?

Merujuk pada wikipedia, FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. Protokol ini masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

Untuk prosesnya dapat dilihat dari gambar berikut ini :

cara kerja ftp server Cara Kerja FTP Server, Instalasi dan Konfigurasi vsftpd

Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

Instalasi vsftpd

Dengan asumsi bahwa Anda telah menginstal Ubuntu, masuk ke terminal kemudian jalankan perintah :

$sudo apt-get install vsftpd

Tunggu hingga selesai kemudian jalankan perintah :

$sudo /etc/init.d/vsftpd start

Untuk menjalankan FTP server

Konfigurasi vsftpd

File konfigurasinya terletak di /etc/vsftpd.conf untuk membukanya jalankan perintah :

$sudo nano /etc/vsftpd.conf

Bila anda ingin user anonymous dapat menggunakan ftp, tambahkan atau edit baris ini :

anonymous_enable=YES

Sebaliknya bila anda tidak ingin user anonymous dapat menggunakan ftp, ubah nilai baris diatas menjadi NO seperti di bawah ini :

anonymous_enable=NO

Bila anda ingin lokal user (user pengguna komputer namun bukan root user) dapat login menggunakan ftp protokol, tambahkan atau edit baris ini :

local_enable=YES

Sebaliknya bila anda ingin lokal user (user pengguna komputer namun bukan root user) tidak dapat login menggunakan ftp protokol ubah nilai baris diatas menjadi NO.

Bila anda ingin mengubah root directory dari user anonymous (default root directorynya ada di /home/ftp ), tambahkan atau edit baris ini :

anon_root=

Bila ingin memberikan pesan selamat datang, tambahkan dan edit baris ini :

ftpd_banner “pesan selamat datang”

Membatasi jumlah klien, tambahkan dan edit baris ini:

max_client jumlah maksimum klien

Membatasi jumlah klien dengan IP yang sama, tambahkan dan edit baris ini:

max_per_ip jumlah maksimum klien per IP

Mengunci FTP user di direktori home, tambahkan dan edit baris berikut:

chroot_local_user=YES

chroot_list_enable=YES

chroot_list_file=/etc/vsftpd/chroot_list

Untuk file /etc/vsftpd/chroot_list tambahkan bila tidah ada. Dengan begitu semua ftp root directory tiap local user ada di home directory masing-masing user. Jika anda ingin membuat pengecualian untuk user tertentu agar root directorynya tetap berada di / anda dapat menuliskan nama user tersebut di file /etc/vsftpd/chroot_list.

Namun jika anda ingin agar hanya user tertentu saja yang ftp root direktorinya pindah ke home direktori masing-masing anda dapat mengubah paramater baris chroot_local_user menjadi NO seperti ini chroot_local_user=NO lalu menuliskan user yang ingin dipindah root direktorinya ke dalam file /etc/vsftpd/chroot_list.

Sekian sedikit tutorial mengenai FTP Server menggunakan vsftpd, mudah-mudahan bermanfaat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Mei 2011 in Tips and Trick

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: