RSS

Sistem File pada Linux

25 Mei

Sistem file (filesystem) secara praktis diartikan bagaimana Linux menyimpan data ke peralatan penyimpanan seperti hard disk, CD/DVD ROM, usb disk, dan floppy. Sistem file Linux banyak jenisnya, namun yang paling banyak digunakan saat ini adalah ext3. Ext3 tergolong journaling filesystem, yang memiliki kelebihan dari sisi keamanan data. Misalnya, ketika listrik mati mendadak sehingga tidak sempat shutdown atau melakukan pelepasan secara normal (umount), maka tidak perlu melakukan fsck (scandisk) saat booting berikutnya.

Sistem file Linux lainnya antara lain reiserfs (juga tergolong journaling filesystem) dan ext2 (versi lama dari ext3 yang belum bersifat journaling). Linux juga dapat mengakses sistem file lain seperti DOS, Windows (VFAT 16, VFAT 32, dan NTFS), Unix, jfs, dan lain-lain. Swap dapat digolongkan sistem file pengganti RAM, sehingga disebut juga virtual memory.

Cara membuat sistem file ada dua langkah, yaitu membuat partisi, kemudian memformatnya. Salah satu perintah pembuatan partisi adalah fdisk, dan bperintah format adalah mkfs. Perintah mengedit atau membuat partisi adalah fdisk /dev/hda, lalu ketik m untuk melihat daftar perintah di menu fdisk. Ketik p untuk melihat daftar partisi, dan ketik q untuk keluar tanpa menyimpan perubahan.

Perintah berikut ini akan memformat partisi 13 dari hard disk primary master (/dev/hda) dengan sistem file ext3:

# mkfs.ext3 /dev/hda13 atau # mkfs -t ext3 /dev/hda13 setelah lebih dahulu dijadikan partisi swap oleh fdisk atau program partisi lainnya: # mkswap /dev/hda14. Untuk mengaktifkan swap, perintanya swapon. Sedangkan cara menonaktifkannya dengan perintah swapoff. swapon /dev/hda14.

Jenis File pada Linux

a)     User Data

Merupakan file – file yang umumnya diciptakan oleh user untuk menyimpan data misalnya file task, document, dsb.

b)     Sistem data

File yang digunakan oleh sistem linux untuk melakukan proses misalnya batch file.

c)      File Executetable

Berisi informasi yang dikenal komputer sebagai instruksi – instruksi, dapat dijalankan secara langsung oleh user misalnya finger, ping, dsb.

Aturan Penamaan File

1)     Nama file terdiri dari max. 256 karakter.

2)     Dapat menggunakan huruf besar dan kecil.

3)     Linux membedakan huruf besar dan kecil.

4)     Dapat menggunakan tanda titik (.), dash (-), underscore (_).

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 25 Mei 2011 in Sistem Dasar Linux

 

One response to “Sistem File pada Linux

  1. replica louis vuitton for sale

    29 Juli 2013 at 12:26 PM

    Sistem File pada Linux | Gerakan Open Source

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: