RSS

Perintah Dasar Linux

25 Mei

1. su
Login sementara sebagai root / super user.
2. ls
Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah “dir” hanya berupa alias dari perintah “ls”. Untuk perintah “ls” sendiri sering dibuatkan alias “ls –color”, agar pada waktu di “ls” ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
3. ls -al
Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar perlayar.
4. cd (directory)
Change directory. Menggunakan “cd” tanpa nama di directori akan menghantarkan anda ke home direktor. Dan “cd -” akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
5. cp (source destination)
Mengopi suatu file.
6. mcopy source destination
Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Gunakan “man mtools” untuk command yang sejenis : mdir, mcd, mren, move, mdel, mmd, mrd, mformat.
7. mv source destination
Memindahkan atau mengganti nama file.
8. ln -s source destination
Membuat Simbolic Links.
9. rm files
Menghapus file.
10. mkdir directory
Membuat direktori baru.
11. rmdir directory
Menghapus direktori yang telah kosong.
12. rm -r files (recursive remove)
Menghapus file, direktori dan subdirektorinya. Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk un-delete di Linux (belum).
13. more
Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.
14. less filename
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar,pico filename. Edit suatu text file.
15. pico -w filename
Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
16. lynx file.html
Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.
17. tar -zxvf filename.tar.gz
Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz or *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori
18. tar -xvf filename.tar
Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).
19. gunzip filename.gz
Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). Dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress)
jika anda menginginkan mengompress file.
20. bunzip2 filename.bz2
Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2”, digunakan pada file yang besar.
21. unzip filename.zip
Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
22. find / -name “filename”
Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin sajaberisi wildcard (*,?).
23. locate filename
Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.
24. pine
Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang sangat customize yaitu “mutt”,
25. talk username1
Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan “talk username1@machinename” untuk berbicara dengan komputer lain) . Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan”talk username2″. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perinta”mesg n” untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah “who” atau “rwho” untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.
27. mc
Menjalankan “Midnight Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.
28. telnet server
Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik menjadi “open text”, juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote.
29. rlogin server (=remote login)
Menghubungkan anda ke komputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai gantinya. rsh server (=remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh. ftp server Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.
30. minicom
Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for Linux”).
31. ./program_name
Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda
32. xinit
Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).
33. startx
Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti perintah “win” under DOS dengan Win3.1
35. startx — :1
Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan , , etc, tapi ini akan lebih banyak memakan memori.
36. x-term
(pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan “exit”
37. xboing
(pada X terminal). Menjalankan games-games lama …..
38. gimp
(pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.
39. netscape
(pada X terminal) menjalankan netscape.
40. netscape -display host:0.0
(pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama “host” display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin “host” dengan perintah “xhost”.
41. shutdown -h now
(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).
42. shutdown -r now
(sebagai root) Restart sistem.
43. halt
Shutdown sistem.
44. man topic
Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba “man man”. lalu tekan “q” untuk keluar dari viewer. Perintah “info topic” Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara “any_command –help”.
45. apropos topic
Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..
46. pwd
Melihat direktori kerja saat ini.
47. hostname
Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah ” netconf” (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts.
48. whoami
Mencetak login name anda.
49. id username
Mencetak user id (uid) atau group id (gid).
50. date
Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer.
51. time
Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah “date”
52. who
Melihat user yang login pada komputer kita.
53. rwho -a
Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root utk mengaktifkannya.
54. finger username
Melihat informasi user, coba jalankan; finger root
55. last
Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
56. uptime
Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
57. ps (=print status)
Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user.
58. ps axu
Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
59. top
Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
60. uname -a
Informasi system kernel anda.
61. free
Informasi memory (dalam kilobytes).
62. df -h
(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form).
63. du / -bh
(=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible form).
64. cat /proc/cpuinfo
Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
65. cat /proc/interrupts
Melihat alamat interrupt yang dipakai.
66. cat /proc/version
Versi dari Linux dan informasi lainnya.
67. cat /proc/filesystems
Melihat filesystem yang digunakan.
68. cat /etc/printcap
Melihat printer yang telah disetup
69. lsmod
(as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.
70. set
Melihat environment dari user yang aktif
71. echo $PATH
Melihat isi dari variabel “PATH”. Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan “set” untuk melihat environmen secara penuh.
72. dmesg
Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan file: /var/log/dmesg).
73. clear
Membersihkan layar.
74. adduser
Menambah pengguna.
75. clock
Menampilkan waktu.
76. groupaddd
Menambahkan group
77. bg
Memberhentikan proses sementara.
78. &
Menjalankan proses-proses pada background.
79. cat
Menampilkan isi file.
80. history
Menampilkan history.
81. wget
Download file.
82. chmod
Mengubah izin akses file.
83. chown
Mengubah kepemilikan file.
84. chgrp
Mengubah kepemilikan group.
8.5 touch
Membuat file.
86. vi
Mengedit file.
87. nano
Mengedit file.
89. gedit
Mengedit file.
90. alias
Memberi nama lain sebuah perintah.
91. ls -a
Menampilkan file berdasarkan extensi file.
92.man
Menampilkan penjelasan sebuah perintah.
93. passwd
Mengubah nama password.
94. kill
Mengakhiri sebuah proses.
95. mail
Mengirim pesan surat.
96. unzip
Mengextract file .zip .
97. unmount
Meng-unmount file system.
98. mount
Me-mount file system.
99. xhost
Mengubah akses user ke server
100. wilcard
Mencocokan karakter.

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 25 Mei 2011 in Perintah Dasar Linux

 

One response to “Perintah Dasar Linux

  1. Chauncey Kostich

    12 April 2012 at 9:50 AM

    Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. WordPress Seo Plugin

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: